Ketika anda memandang
suatu persoalan, tanggalkan prasangka-prasangka. Prasangka itu bagaikan sepatu
yang nyaman dipakai namun tak dapat digunakan untuk berjalan. Ia memberikan
jawaban sebelum anda mengetahui pertanyaanya. Bila anda mengenakan kacamata, maka yang terlihat tetaplah mata anda. Dan keadaan yang sebenarnya terjadi adalah apa yang ada di balik kacamata. Bukan yang terpantul pada cermin kacamata anda. Demikina pula halnya dengan diri anda, yang sesungguhnya melihat adalah hati anda melalui mata anda. Prasangka itu adalah debu-debu pikiran yang mengaburkan pandangan hati sehingga anda tak mempu melihat dengan baik. Usaplah prasangka sebagaimana anda menyingkirkan debu dari kacamata karena keinginan anda untuk melihat lebih jelas dan jernih lagi.

0 komentar:
Posting Komentar